UPAYA MENJAGA HARMONI ANTARA BUDAYA LOKAL DAN NILAI-NILAI AGAMA DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
DOI:
https://doi.org/10.33853/istighna.v9i2.1051Keywords:
Budaya Lokal, Nilai Keagamaan, Pendidikan MultikulturalAbstract
Keberagaman budaya lokal dan nilai-nilai agama dalam masyarakat berpotensi memperkuat kehidupan yang harmonis, tetapi juga dapat memunculkan perbedaan interpretasi yang memengaruhi pelaksanaan pendidikan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya menjaga harmoni antara budaya lokal dan nilai-nilai agama dalam pelaksanaan pendidikan multikultural di Desa Semawung, Kecamatan Purworejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas tokoh agama, tokoh budaya, dan guru sekolah dasar yang terlibat langsung dalam dinamika sosial masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan interpretasi terhadap beberapa unsur dalam kesenian kuda lumping, khususnya praktik sesaji dan fenomena kesurupan, menjadi penyebab munculnya ketidakharmonisan antara kelompok yang menekankan pelestarian budaya lokal dan kelompok yang lebih mengutamakan nilai-nilai agama. Meskipun demikian, masyarakat mampu menjaga harmoni melalui dialog, musyawarah, reinterpretasi praktik budaya, serta kolaborasi antara tokoh agama, tokoh budaya, sekolah, dan pemerintah desa. Pendidikan multikultural berperan memperkuat proses tersebut melalui penanaman nilai toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, dan pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar. Temuan penelitian menegaskan bahwa harmoni antara budaya lokal dan nilai-nilai agama dapat diwujudkan melalui pendidikan multikultural yang didukung oleh dialog, kolaborasi, dan pengelolaan keberagaman secara konstruktif.
References
Aisyah, Siti, ‘Pengetahuan Agama Sebagai Modal Sosial Dalam Membentuk Wacana Publik Etika Dalam Masyarakat Multikultural’, 1.1 (2026), 1–20.
Anggraeni, Dewi, Andy Hadiyanto, and Ahmad Hakam, ‘Multicultural Islamic Religious Education Based on Local Wisdom: The Analysis of “SILAS” Values in Sundanese Culture’, Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 6.1 (2023), 93–108. https://doi.org/10.33367/ijies.v6i1.3649
Azhari, Putri, and Meyniar Albina, ‘Hakikat Pendidikan Multikultural: Upaya Mewujudkan Masyarakat Toleran dan Inklusif’, Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4.3 (2024), 1473-1481. https://doi.org/10.56832/edu.v4i3.504
Estari, Aan Whiti, ‘Pentingnya Memahami Karakteristik Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran’, Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 3.3 (2020), 1439–1444. https://doi.org/10.20961/shes.v3i3.56953
Falakh, Muhammad Shobakhul, ‘Strategi Efektif Untuk Mempromosikan Pendidikan Multikultural di Lingkungan Sekolah’, PenaEmas, 1.1 (2023), 76–86. https://doi.org/10.64688/jpe.v1i1.9
Hasan, Rozzaqul, ‘Agama dalam Pandangan Antropolog: Perspektif Sosial-Budaya’, TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9.1 (2025), 185–199. https://doi.org/10.52266/tadjid.v9i1.4315
Irhandayaningsih, Ana, ‘Pelestarian Kesenian Tradisional Sebagai Upaya dalam Menumbuhkan Kecintaan Budaya Lokal di Masyarakat Jurang Blimbing Tembalang’, ANUVA, 2.1 (2018), 19–27.
Islamiyah, Dina, Fina Idamatu Rizqi, Elfio Adistya Putri Ardani, Laila Nur Afwa Alamien, and Fauzan Syahru Ramadhan, ‘Modernitas dan Perubahan Nilai dalam Kesenian Kuda Lumping: Studi Kasus Kelompok Margi Wijaya di Desa Asinan, Kabupaten Semarang’, PANALUNGTIK, 8.2 (2025), 68–79.
Munadlir, Agus, ‘Multiculturalism and Socio-Cultural Harmonization’, In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 9.1 (2025), 257–275.
Murtazza, Iqbal, ‘Reproduksi dan Rekonstruksi Budaya dalam Konteks Komunikasi Islam’, Jurnal Sdhid Da’Watii, 4.1 (2025), 42–52. https://doi.org/10.56406/jurnalsahiddawatii.v4i1.718
Nasution, Rahmad, and Meyniar Albina, ‘Membangun Kesatuan dalam Keanekaragaman Multicultural Education’, SCHOLARS : Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan Pendidikan Multikultural, 2.2 (2024), 164–173. https://doi.org/10.31959/js.v2i2.2781
Nieto, Sonia, Language, Culture, and Teaching: Critical Perspectives for a New Century. (Mahwah: Lawrence Erlbaum Associates, 2001).
Putnam, Robert D, Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community (Simon Schuster, 2000).
Rahmawati, Elly Nur, Cucu Sutrisno, and Rizka Fianisa, ‘Multicultural Education Based on Local Wisdom in The Perspective of Civic Education Through The Nguras Enceh Tradition’, Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21.2 (2024), 311–320.
Ramadhan, Iwan, Yusawinur Barella, Yuniarti Yuniarti, Ahmad Yani T, and Sulistyarini Sulistyarini, ‘Strategies for Implementing Multicultural Education and Local Wisdom in Indonesia’s Border Areas under Globalization: A Socio-Cultural Learning Perspective (Systematic Literature Review)’, QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 17.2 (2025), 1207–1226. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v17i2.7939
Sinambela, San Mikael, Mima Defliyanti Saragih, Joy Novi Yanti Lumbantobing, Murniwati Lase, and M Iqbal, ‘Dinamika Kebudayaan dan Perubahan Sosial Dalam Masyarakat Modern’, Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 2.2 (2025), 65–75. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i2.1521
Suparlan, Parsudi, ‘Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural’, Jurnal Antropologi Indonesia, 69.1 (2002), 98-105.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maesaroh, Muhammad Fatih Adlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors hold and retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







