Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kemandirian Anak Remaja
DOI:
https://doi.org/10.33853/jm2pi.v2i2.505Keywords:
Parenting, Parenthood, Youth IndependenceAbstract
This research was conducted to determine the parenting patterns of parents in forming the independence of adolescents in Kampung Gebang RT 001 RW 002 Periuk Tangerang District. This research uses a phenomological approach so that researchers can capture various problems that exist in society and reveal a meaning in the problem, because this research emphasizes understanding of problems that exist in social life. The result is that the parenting style applied by parents is a democratic parenting style, that is, giving freedom to the child but there is still proper control for the child, 2. Factors supporting children's independence are family, busy parents, availability of facilities, agreements between children and parents, and being the first child. Factors inhibiting children's independence are: laziness, being too pampered, lack of confidence and parents' words.
References
Aidah, S. N. (2020). Tips Menjadi Orang Tua Masa Kini. Tim Penerbit KBM Indonesia.
Ambar Sri Lestari. (2020). Narasi & Literasi Media Dalam Pemahaman Gerakan Rdikalisme (P. Vita (ed.); 1 ed.). PT Rajagrafaindo Persada.
Anisah, A. S. (2017). Pola Asuh Orangtua Dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter Anak. Pendidikan Universitas Garut, 05, 70–84.
Aziz, A. dan B. (2017). Hubungan Antara Kompetensi Guru dan Kepercayaan Diri Dengan Kemandirian Siswa Smp 2 Pangkalan Susu. Psychomutiara, 1(1), 15–29.
Candra, A. N., Sofia, A., & Anggraini, G. F. (2017). Gaya Pengasuhan Orangtua pada Anak Usia Dini. Pendidikan Anak, 3, 69–78.
Daymon, C., & Immy Holloway. (2008). Metode - Metode Riset Kualitatif dalam Public Relations & Marketing Communications (S. I. Astuti (ed.); 1 ed.). Penerbit Bintang.
Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. PT Remaja Rosdakarya.
Einstein, G., & Indrawati, E. S. (2016). Hubungan Antara Pola Asuh Otoriter Orangtua Dengan Perilaku Agresif Siswa/Siswi Smk Yudyakarya Magelang. Empati, 5, 491–502.
Fahrina, A., Amelia, K., & Zahara, C. R. (2020). Peran Guru dan Keberlangsungan Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19. Syiah Kuala Universitty press.
Hasanudin, A. H. (1984). Cakrawala Kuliah Agama. Al Ikhlas.
Hurlock, E. B. (2003). Psikologi Perkembangan. Erlangga.
Karniyanti, N. K., & Lestari, M. D. (2018). Peran Kontrol Diri dan Asertivitas Pada Sikap Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Perempuan di Bangli. Psikologi Udayana, 5, 72–85.
Khamim Zarkasih Saputro. (2018). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Aplikasi ilmu - ilmu Agama, 1, 25–32.
kusdiyati, sulisworo. (2017). Kompetensi Sosial Dengan Melihat “Overexcitabilities†Dan Pola Asuh Pada Siswa Cerdas Istimewa. Psychological Research, 3, 1–12.
Manalu, M. (2017). Korelasi Status Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Gaya Hidup Remaja di Kota Pekanbaru (Studi Kasus Siswa SMA Negeri 12 Pekanbaru). Pendidikan, 4, 1–14.
Marbun, S. M., & Stevanus, K. (2019). Pendidikan Seks Pada Remaja. Teologi Sistematika Dan Praktika, 2, 325–343. https://doi.org/10.34081
Mardawani. (2020). Praktis Penelitian Kualitatif (1 ed.). Grup penerbitan Cv Budi Utama.
Marliyah, L., Dewi, F. I. R., Y, P. T., & Suyasa, S. (2004). Jurnal Provitae. Yayasan Obor Indonesia.
Miftakhuddin, & Harianto, R. (2020). Pola Asuh Yang Tepat Untuk Membentuk Psikis Anak (1 ed.).
Mulyadi, S. (2007). membantu anak balita mengelola ketakutan (6 ed.). Erlangga.
Nashih, A. (2002). Pendidik Anak Dalam Islam. Pustaka Amani.
Novrinda, Kurniah, N., & Yulidesni. (2017). Peran Orangtua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan. Ilmiah Potensia, 2, 39–46.
Sebayang, W., Gultom, D. Y., & Sidabutar, E. R. (2018). Perilaku Seksual Remaja (1 ed.). Grup penerbitan Cv Budi Utama.
Semiawan, C. R. (2010). Metode Penelitian Kualittaif Jenis, Karakter, dan Keunggulannya. Grasindo.
Septiani, W. (2017). Hubungan Pola Asuh Demokratis dan Konsep Diri Terhadap Perkembangan Kecerdasan Emosional. Guidance and Counseling : Theory and Application, 6, 22–26.
Stein, S. J., & Book, H. E. (2002). The Edge, Emotional and Your Succes, Ter Trinada Rainy Januarsaridan Yudhi Murtanto, Ledakan EQ. Kaifa.
Suciawati, wiwik. (2016). Kiat Sukses Melalui Kecerdasan Emosional Dan Kemandirian Belajar. CV. Rasi Terbit.
Sunarti, E. (2004). Mengasuh Dengan Hati Tantangan Yang Menyenangkan.
Susanto, A. (2018). Bimbingan dan Konseling di Sekolah Konsep, Teori, dan Aplikasinya (Pertama). Prenadamedia Group.
Syifa maulidia, Nurlaila, U. H. (2017). Hubungan Kelekatan Orang Tua Dengan Kemandirian Remaja. Kesehatan keluarga dan pendidikan, 04, 1–5. https://doi.org/doi.org/10.21009/JKKP.041.01
Tasaik, H. L., & Tuasikal, P. (2018). Peran Guru Dalam Meningfkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas V Inpres Samberpasi. Metodik Didaktik, 14, 45–55.
Tri, H. (2015). Upaya Mengembangkan Kemandirian Emosi Dan Sosial Siswa Melalui Layanan Konseling Di Sekolah / Madrasah. Saintifika Islamics, 2, 88–94.
Tridhonanti Al, A. B. (2014). Mengembangkan Pola Asuh Demokratis (1 ed.). PT Elex Media Komputindo.
Vitriani, N., & Budiana, M. (2018). Pola Asuh Terhadap Anak Tunarungu dalam Manga Koe No Katachi Karya Ooima Yoshotoki. Humanis, 22, 448–495. https://doi.org/10.24843/JH.2018.v22.i02.p30
Widaningsih, I. (2017). Remaja dan Permasalahannya Sudut Pandang Islam (B. Y. Irawan (ed.); 1 ed.). Campustaka.
Y, K. T. (2006). membuat prioritas melatih anak mandiri. kANSIUS.
Yusuf, S. (2009). Psikologi Perkembangan Anak dan Ramaja. Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors hold and retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

