STIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF BAGI ANAK USIA 5–6 MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK

Authors

  • Tsabita Mubarakah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Cendekia Abditama
  • Nurul Izza Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Cendekia Abditama
  • Sri Hartini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Cendekia Abditama
  • Putri Azizah Rahmah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Cendekia Abditama
  • Nabilah Lubis Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Cendekia Abditama
  • Eka Farikhah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Cendekia Abditama

DOI:

https://doi.org/10.33853/jecies.v4i2.937

Keywords:

Stimulation, Cognitive, Development, Children aged 5-6 years, Traditional congklak game

Abstract

The research aims to 1) find out meaning of stimulating cognitive development for children aged 5-6 years 2) find our the meaning of the traditional congklak game 3) find out the rules of the traditional congklak game 4) find out the influence of congklak in developing cognitive children aged 5-6 years. This type of research is research using a qualitative descriptive method (library research) which relies on library data collection activities by reading, taking notes and processing information in written form. The results of this research are 1) stimulation is an important factor in the development of the quality of human brain cells that have been present simce in the womb. Stimulation for child development includes 6 aspects, one of which is the cognitive aspect. This aspect is very important in the stimulus because it is releted to thinking power 2) the traditional game of congklak is a game that has been passed down from generation to generation and is the result of the regional culture ehich contains educational and cultural values with the rules of the game, namely being played by 2 people facing a board. Congklak uses 2 tools, namely a board and congklak seeds 3) the influence of congklak in the cognitive development of children aged 5-6 years is to train the childs left brain in thinking, the left and right brain are active through numerical calculations, and develop and from the right brain.

References

Dharmamulya. (2008). Permainan Tradisional Jawa. Yogyakarta: Kepel Press.

Harbiyah, A., Marmawi, & Lukmanulhakim. (2022). Permainan Tradisional Congklak Untuk Mengembangkan Aspek Perkembangan Anak Usia 5–6 Tahun di PAUD Taman Pena. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.

Ismail. (2006). Education Games Menjadi cerdas dan Ceria dalam Permainan Edukatif. Yogyakarta: Pilar Media Yogyakarta

Khadarsyah, D. (2011). Hubungan Kedudukan Anak dalam Keluarga Dengan Perkembangan Anak Usia 3-4 Tahun di TK-PAUD. 9.

Lestari, P. I., & Prima, E. (2018). Permainan congklak dalam meningkatakan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun . Undhira bali, 543.

Lestari, P. I., & Prima, E. (2018). Permainan Congklak dalam Meningkatkan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun. Sintesa, 540-542.

Mulyana, Y., & Lengkana, A. S. (t.thn.). Permainan Tradisional. Bandung: Salam Insan Mulia.

Mulyasa. (2014). Manajemen PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Nurrahmawati, E., Hadiati, E., & Fatimah, S. (t.thn.). Peran Guru dalam Mengembangkan Kognitif Anak Usia Dini. Al-Atfhaal Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini.

Pebriani, P. H. (2017). Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Pada Anak usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3.

Piaget, J., & Inhelder, B. (2010). Psikologi Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Priyanto, A. (2014). Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain. Ilmiah Guru, 42.

Pudjati, & Masykouri, A. (2011). Mengasah Kecerdasan di Usia 0-2 Tahun. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga.

Retnaningrum, W., & Umam, N. (2021). Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Permainan Mencari Huruf . Jurnal Tawadhu, 29-30.

Santoso, S. (2011). Dasar-Dasar Pendidikan TK . Jakarta: Universitas Terbuka.

Siregar, S. N., Solfitri, T., & Roza, Y. (2014). Pengenalan Konsep Operasi Hitung Bilangan Melalui Permainan Congklak dalam Pembelajaran Matematika. Al-Khwarizmi, 2-4.

Soetjiningsih. (1995). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.

Sugiono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Cengkareng: Alfabeta.

Suryadi. (2010). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: PT. Pustaka Insan Madani.

Suryana, D. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini, Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak. Jakarta: Kencana-Jakarta.

Vygotsky, L. (1979). Mind in Society The Development of Higher Psychological. Amerika.

Yusuf. (2001). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosda.

Published

2026-01-07

Issue

Section

Original Research Article